Ads Top

Hari Kartini: Perempuan Surokonto Wetan Siap Melawan Perampasan Tanah Rakyat

Hentikan Kriminalisasi Petani dan Perampasan Tanah rakyat

DAULATANI - Merespon tindak-tanduk Perhutani yang masuk ke desa Surokonto Wetan melakukan penelitian dengan dikawal Polisi membuat situasi desa jadi gunjang ganjing. Perempuan Petani Surokonto Wetan meresponnya dengan melakukan "Apel Pagi" sekaligus memperingati perjuangannya Kartini di ladang mereka.


Sekitar pukul 08.00 pagi warga petani Surokonto Wetan berduyung duyung menuju lahan 'Kopen'. Dengan penampilan apa adanya dan kepolosan warga desa begitu bersemangat mengikuti upacara peringatan Hari kartini. Terdengar celetukan peserta upacara yang langsung mengomentari petugas upacara yang kurang benar dalam gerakan baris berbaris dan lain sebagainya.


Dari laporan pemimpin upacara kepada pembina hingga mengheningkan ciptapun tidak seperti upacara seperti depan istana negara tentunya. Ada yang istimewa dalam upacara kali ini, yakni pembacaan puisi oleh perempuan petani yang dilanjutkan dengan membaca surat surat ibu petani Surokonto untuk Presiden Indonesia. Sangat menyentuh hati, terlebih ketika upacara ditutup dengan pembacaan do'a.


Usai Upacara para petani menggelar selamatan "Tumpeng Agung" sodakohan yang pahalanya ditujukan untuk para pahlawan negara terkhusus Kartini. Dengan mengharap ridho Alloh, berharap agar perjuangan para petani Surokonto Wetan menang dan selalu semangat tak mengenal lelah dalam mewujudkan keadilan dan kesejahteraaan.


Kami belajar dari Kartini dan siap mempertahankan tanah dan air kami sebagai alat produksi.


(foto:
Azinurlaila )
#perempuanbergerak
#surokontowetanberlawan
#usirperhutani
#panjangumurperlawanan

No comments: