Ads Top

Perhutani Tugaskan PT Equality Indonesia Lakukan Pemantauan di Surokonto Wetan

Hentikan perampasan tanah untuk kepentingan pemodal

DAULATANI -  Warga desa Surokonto Wetan kembali waswas atas kedatangan Polisi Kehutanan (Polhut) dari Perhutani Kendal dan petugas dari Polsek setempat. Mereka terpantau oleh warga mendatangi lahan warga di Kopen Surokonto Wetan dengan berkendaraan 2 mobil dan 2 motor trail (20/04).



Warga penggarap tidak takut dan bergegas mendatangi petugas Perhutani tersebut yang berjumlah 5 orang di lapangan Dukuh Sempulawang. Warga menilai gelagat mereka mencurigakan. Terpantau mereka membawa peta lahan dan juga memotret situasi lahan, termasuk keberadaan beberapa posko. Namun setelah didatangi, mereka malah menyembunyikan semua peralatannya.


Kondisi ini jelas membuat warga waspada dan geram ketika mereka tidak menjawab pertanyaan yang diajukan warga. Jawaban para petugas dari perhutani itu berbelit-belit dan mengalihkan jawabannya ke petugas lain.



Sementara itu, di lokasi lain (di depan posko keamanan warga sebelah utara makam Surodadi) juga terlihat 2 orang yang mengaku dari PT Equality Indonesia yang didampingi 6 anggota kepolisian ngobrol menyampaikan keperluan mereka kepada warga.


Mereka mengaku ditugaskan untuk mensurfey dan mencari informasi di lapangan terkait tentang Penilaian Kinerja sertifikasi PHPL (Pengelolaan Hutan Produksi Lestari) oleh Perhutani. Informasi dari Perhutani mengatakan bahwa masih ada kendala/masalah tentang sengketa lahan di Desa Surokonto Wetan, Kendal.


Petugas dari 
PT Equality Indonesia mengaku takut oleh informasi dari Polisi Kehutanan untuk bertemu secara langsung dengan wargasehingga mereka minta dikawal sama Polisi. Namun saat ditanyakan terkait surat tugas dan kartu pengenal, mereka menolak menunjukkan dan berdalih tertinggal di kantor.

No comments: